Tentang ku
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hai teman-teman, perkenalkan namaku Muh.Fathurrasyid, bisa dipanggil Fathur, Rasyid juga boleh, tapi teman SMAku biasanya panggil saya Atut, berbeda lagi dengan teman kuliah ku, mereka biasa panggil saya Fathur aja. Aku lahir di Ujung Pandang sekarang namanya Makassar pada tanggal 5 September 1999, aku tinggal dilingkungan yang Islami, sekolahku juga semua islami, mulai dari taman kanak-kanak hingga duduk di bangku perkuliahan semuanya islami kecuali ketika sekolah dasar. Aku memiliki 5 saudara dan aku adalah anak ke 5, aku memiliki 4 saudara perempuan, 3 kakak dan 1 adik, juga 1 saudara laki-laki. Banyak yang bilang kalau aku adalah anak Muhammadiyah sejak lahir, iya itu betul, karena orang tuaku adalah orang Muhammadiyah semenjak mereka belum menikah dan juga semenjak SMP sampai SMA saya selalu disekolahkan di sekolah Muhammadiyah. Tapi sekarang saya kuliah di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, bagiku ini adalah pengalaman pertamaku keluar dari lingkungan Muhammadiyah. Saya rasa langkah yang aku pilih adalah tepat karena itu membuatku belajar banyak hal tentang dunia yang belum aku jelajahi. Dan inilah perjalanan hidupku.
Berbicara mengenai prestasi ataupun pengalaman, mungkin saya masih belum menorehkan prestasi apapun dan pengalaman saya juga belum begitu banyak, tapi ada satu pengalaman yang membuatku terus mengingatnya dan tak akan pernah saya lupakan, yaitu pengalaman mengikuti GPMB, mengikuti GPMB adalah kenginanku sejak lama karena itu merupakan suatu ajang kompetisi Marching band terbesar di Indonesia, dan mengikuti GPMB saya rasa bukan hanya impianku saja tapi juga impian semua unit marching band seluruh Indonesia. Perjuanganku mengikuti lomba itu saya rasa sangat sangat berkesan, mengapa? Karena perjuangan mengikuti lomba itu sangat terasa ketika kami latihan, terkadang kami latihan dari pagi hinggal larut malam, terlebih lagi saat itu saya lagi sibuk-sibuknya kuliah dan mengusahakan ipk ku nanti tidak boleh sampai dibawah 2.0, tapi itu bukan merupakan halangan buat saya untuk tetap maju. Perjuangan mengikuti lomba itu pasti tidak luput dari masalah-masalah yang akan datang, diantaranya yaitu timbul pertentangan oleh pihak orang tuaku sendiri, biaya, dan kekuatan fisik, tapi karena keteguhan dan usaha, semua itu dapat saya atasi.Kemudian terlepas dari itu semua akhirnya saya bisa ikut serta sebagai peserta GPMB dalam kontes open Color Guard dan Alhamdulillah kami mendapatkan peringkat 6 dari 7 peserta, yah meskipun hasilnya tidak sesuai harapan tapi itu tidak membuat kami berkecil hati justru itu membuat hati kami terus berkobar-kobar karena ini merupakan suatu pengalaman yang dapat kami ambil pelajarannya Bahwa jangan pernahmenyerah terhadap apa yang kau impikan, teruslah kejar meskipun banyak halangan yang akan menantimu di tengah jalan karena sesungguhnya suatu perjuangan tidak dapat dikatakan perjuangan jika tidak memiliki rintangan dalam mencapainya, selama kita mengusahakannya secara maksimal InsyaAllah pertolongan tuhan akan datang karena usaha tak akan mengkhianati hasil selama kita mengaitkan Allah dalam perjuangan kita.
Mungkin hanya itu kisah ku, mohon maaf jika ada kesalahan kata, Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hai teman-teman, perkenalkan namaku Muh.Fathurrasyid, bisa dipanggil Fathur, Rasyid juga boleh, tapi teman SMAku biasanya panggil saya Atut, berbeda lagi dengan teman kuliah ku, mereka biasa panggil saya Fathur aja. Aku lahir di Ujung Pandang sekarang namanya Makassar pada tanggal 5 September 1999, aku tinggal dilingkungan yang Islami, sekolahku juga semua islami, mulai dari taman kanak-kanak hingga duduk di bangku perkuliahan semuanya islami kecuali ketika sekolah dasar. Aku memiliki 5 saudara dan aku adalah anak ke 5, aku memiliki 4 saudara perempuan, 3 kakak dan 1 adik, juga 1 saudara laki-laki. Banyak yang bilang kalau aku adalah anak Muhammadiyah sejak lahir, iya itu betul, karena orang tuaku adalah orang Muhammadiyah semenjak mereka belum menikah dan juga semenjak SMP sampai SMA saya selalu disekolahkan di sekolah Muhammadiyah. Tapi sekarang saya kuliah di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, bagiku ini adalah pengalaman pertamaku keluar dari lingkungan Muhammadiyah. Saya rasa langkah yang aku pilih adalah tepat karena itu membuatku belajar banyak hal tentang dunia yang belum aku jelajahi. Dan inilah perjalanan hidupku.
Berbicara mengenai prestasi ataupun pengalaman, mungkin saya masih belum menorehkan prestasi apapun dan pengalaman saya juga belum begitu banyak, tapi ada satu pengalaman yang membuatku terus mengingatnya dan tak akan pernah saya lupakan, yaitu pengalaman mengikuti GPMB, mengikuti GPMB adalah kenginanku sejak lama karena itu merupakan suatu ajang kompetisi Marching band terbesar di Indonesia, dan mengikuti GPMB saya rasa bukan hanya impianku saja tapi juga impian semua unit marching band seluruh Indonesia. Perjuanganku mengikuti lomba itu saya rasa sangat sangat berkesan, mengapa? Karena perjuangan mengikuti lomba itu sangat terasa ketika kami latihan, terkadang kami latihan dari pagi hinggal larut malam, terlebih lagi saat itu saya lagi sibuk-sibuknya kuliah dan mengusahakan ipk ku nanti tidak boleh sampai dibawah 2.0, tapi itu bukan merupakan halangan buat saya untuk tetap maju. Perjuangan mengikuti lomba itu pasti tidak luput dari masalah-masalah yang akan datang, diantaranya yaitu timbul pertentangan oleh pihak orang tuaku sendiri, biaya, dan kekuatan fisik, tapi karena keteguhan dan usaha, semua itu dapat saya atasi.Kemudian terlepas dari itu semua akhirnya saya bisa ikut serta sebagai peserta GPMB dalam kontes open Color Guard dan Alhamdulillah kami mendapatkan peringkat 6 dari 7 peserta, yah meskipun hasilnya tidak sesuai harapan tapi itu tidak membuat kami berkecil hati justru itu membuat hati kami terus berkobar-kobar karena ini merupakan suatu pengalaman yang dapat kami ambil pelajarannya Bahwa jangan pernahmenyerah terhadap apa yang kau impikan, teruslah kejar meskipun banyak halangan yang akan menantimu di tengah jalan karena sesungguhnya suatu perjuangan tidak dapat dikatakan perjuangan jika tidak memiliki rintangan dalam mencapainya, selama kita mengusahakannya secara maksimal InsyaAllah pertolongan tuhan akan datang karena usaha tak akan mengkhianati hasil selama kita mengaitkan Allah dalam perjuangan kita.
Mungkin hanya itu kisah ku, mohon maaf jika ada kesalahan kata, Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar